Mau Berharap Pada Siapa? Jika Kau Sendiri Tidak Percaya Pada Kemampuanmu?

Soal impian hanya kau sendiri yang bertanggung jawab untuk menggapainya.

Apakah kau merasa pantas dengan semua impian itu? Atau hanya angan yang hanya bisa kau ukir dalam diam. Jangan kau gantungkan impian hanya karena kau merasa lemah. Bukankah banyak sekali orang-orang yang memiliki kekurangan tapi masih tetap maju dalam menggapai impiannya?

Apalagi kau yang sebenarnya masih bisa lebih memperjuangkannya, walaupun mungkin terasa tidak memungkinkan. Tapi, ingat lagi! Impianmu adalah tanggung jawab yang harus segera kau tuntaskan.

Jangan mudah mundur pada hal yang sebenarnya masih bisa kau usahakan. Lawan semua lara yang terasa berat itu, jangan mau lagi di perbudak kemalasan apalagi rasa tidak percaya diri yang selama ini kau sadari semua itu ternyata membuat kau layu.

Kau menyadari bahwa segala upaya pasti akan memiliki rintangan. Sukses itu tak bisa di dapat kecuali dengan perjuangan. Tidak ada orang yang bisa menggapai cita-citanya tanpa melewati proses yang cukup panjang.

Walau standar perjuangan setiap orang berbeda, tapi yang harus kau sadari ada kata “perjuangan” di setiap jiwa para pejuang. Ketika kau sudah sadar, perbaiki lagi segala niat yang selama ini telah membuatmu mampu mengambil keputusan itu.

Biarkan orang menganggap mu aneh, nyatanya itu hanya anggapan belaka. Yang pastinya mereka hanya mampu menilai tanpa memberikan dukungan. Biarkan saja mulut mereka sampai berbusa membicarakan caramu menggapai cita. Tapi kau buktikan dengan nyata. Bahwa cita-citamu itu memang ada dan terbukti nantinya.

Mungkin tulisan ini sangatlah terbilang terburu-buru. Nyatanya saya sendiri juga memang sedang menguatkan niat yang sudah mulai kendur.

Saat ini bukan karena tidak ada ide, tapi karena kesehatan saya yang membuat semakin merasa terpuruk. Ada beberapa hal rasa kecewa yang tidak bisa saya sebutkan bentuk kekecewaan itu terhadap apa. Tapi sepertinya segala usaha yang sedang saya atur malah membuat semakin merasa tidak berguna.

Ah, dasar manusia ya...hahaha. padahal saya sendiri sangat memahami, bahwa saya pun masih dalam tahap berjuang dan sadar bahwa semuanya memang butuh di perjuangkan. Masalah kesehatan memang harus di bicarakan kepada para ahli. Tapi kekuatan diri juga dapat membentuk semangat itu.

Berpikiran positif terhadap takdir yang Allah beri. Fokus kepada amanah yang sudah Allah anugerahkan. Jangan biarkan semua itu bergumul hanya pada pikiran tanpa mau bergerak.

Sudah lama sekali menyadari bahwa bergerak adalah kunci.

Jangan mau di perbudak oleh pikiran sendiri.

6 komentar:

  1. Biarkan... bintang bercahaya. Jangan menyerah sampai kapanpun juga. Akan ada saatnya kamu bercahaya. Meskipun bukan untuk sekarang.

    BalasHapus
  2. Pas banget baca ini ketika lagi butuh suntikan motivasi Kak. Teruslah bergerak teruslah melangkah. Jangan mudah layu dan patah semangat. Karena kita sendiri yang bisa memilih untuk maju atau sedih berkepanjangan.

    BalasHapus
  3. Semangat Mba, kesehatan juga penting untuk dipertimbangkan. Menggapai impian katanya butuh upaya terus-menerus jangan mudah berhenti. Namun, tidak ada salahnya jika kita ambil jeda sejenak. Untuk kemudian segera bergegas menjemput kesuksesan 💪

    BalasHapus
  4. Semangaaat mbak, percaya lah takdir dan jalan yang sedang kita lalui sudah sesuai dengan takaran dan kemampuan kita

    BalasHapus
  5. Selama jantung berdetak dan nafas masih berhembus, perjuangan itu tak akan pernah berhenti. Semangat mbaaa

    BalasHapus
  6. Selalu ada harapan dan pilihan, selama mau belajar. Jadi kemampuan memang penting

    BalasHapus

Naik Level, Tapi Kok Hidup Masih Gitu-Gitu Aja?

  Setiap harus memperbaiki keadaan berarti kita telah menemukan formula baru untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang selama ini seperti...