semangat itu kalau tidak dipupuk memang menghasilkan sesuatu yang bikin perasaan menjadi tidak menentu.
perihal semangat ini sepertinya berbanding lurus
dengan keimanan. menurut saya pribadi sih, memang terlalu objektif menilai soal
semangat dan keimanan namun jika di rasakan lagi sepertinya ada kesamaan yang
signifikan. inget deh ketika iman sedang menurun, semangat kita dalam
menjalankan ibadah akan menurun secara drastis. Biasanya lebih di kenal dengan
kata futur.
Jadi, benarlah ketika kita berdo'a untuk di kuatkan
hati agar tidak mudah terbolak balik dan berpegang teguh pada kebenaran. minta
kepada Allah adalah hal yang paling tepat. karena jika hanya mengandalkan
refreshing dan healing saja pastinya tidak akan ada apa-apanya. walau
sebenarnya itu juga di butuhkan karena semua yang ada di dunia memang harus di
nikmati. mana mungkin kita bisa bertahan hanya duduk dan berdiam diri saja,
diam dalam pikiran saja.
Bilapun tidak ada keinginan untuk bercengkrama
dengan sesama manusia, setidakny kita menikmati alam yang sudah Allah sediakan.
Allah menciptakan semuanya juga dengan maksud kan?
Saya teringat dengan Nasehat
Ustadz Adi Hidayat tempo hari membicarakn soal menikmati hal keduniaan yang
sudah Allah sediakan. Apapun itu harus di cari, di nikmati taapi dengan niat
yang baik agar ia meninggalkan pesan dan menjadi bekal untuk kehidupan setelah
dunia ini pastinya. “bukankah kita hidup di dunia hanya untuk menabung bekal “pulang
kampung” nantinya?” begitu pesan akhir beliau.
Apapun yang ada di
dunia memang harus kita pakai, jngan menyiksa diri hanya karena beberapa
patokan hidup yang di pegang. Karena sederhana juga kan pilihan yang memang
harus kita ambil. Sebab, jelas berlebihan dalam hdiup juga tidak di
perbolehkan. Begitu juga dengan mengambil keputusan soal ketenangan hati. Ambil
manfaat dari ketidak tenangan hati yang sedang menghampiri . tapi, jangn
terlalu teburu-buru mengambil kesimpulan ya… bagaimanapun setres yang sedang
menghampiri tidak memiliki peran yang sangat signifikan jika pikiran kita dapat
mengontrolnya dengan baik.
Cara berpikir kita tuh
punya peran penting dalam Kesehatan. Jangan karena pola pikir kita yang sedang
kacau malah membuat Kesehatan menjadi terancam. Usahakan tidak di perbudak dengan
pikiran ya…kawan. Alihkan semua pikiran jelek ke kegiatan yang lebih positif,
apapun itu yang membuat lebih tenang. Menangis juga termasuk salahsatunya.
![]() |
| Sumber: Pribadi |
Iman, semangat, pola pikir dan Kesehatan memang saling berkesinambungan. Tapi, jika membutuhkan ahli, datangilah. Jangan takut dengan stigma yang mungkin akan kau dapatkan. Kesehatanmu adalah yang utama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar