Ketika kita
harus di uji, menangis tidaklah apa-apa, jika tak kuat lagi mempertahankan
hancurnya hati, dan usahakan hanya segelintir manusia yang mengetahui hal itu,
tak perlu kita umbar kemanapun. Masalah apapun, pasti akan terpecahkan, biarkan
waktu yang memprosesnya.
Diamlah sejenak,
hingga hatimu dirasa sudah mengikhlaskan segala kenyataan hidup itu. Hidup,
jika tidak diberi ujian pasti akan sangat hambar sekali. Ujian itu menyakitkan.
Apapun bentuk
ujiannya butuh hati yang kuat untuk menerimanya. Hidup pasti setidak karuan itu
kala ujian semakin tidak jelas dalam penyelesaiannya.
Apa yang bisa kita lakukan? Ada beberapa tips yang biasa saya lakukan.
Menyendiri untuk penyembuhan.
Tidak semudah membaca sebuah artikel yang mungkin kita akan cari di google dengan tagline “cara menyembuhkan sakit hati” dengan berbagai macam pilihan. Dan itu semua kembali ke diri kita sendiri, kita yang tau bagaimana menangani kesakitan diri. Saya pribadi biasanya berkeliling sendirian beberapa menit saja. Walaupun tidak menyelesaikan masalah yang ada, tapi bisa lebih nyaman aja menghirup udara bebas.
Mendengarkan musik.
Dengarkan musik kesukaan, juga bisa memancing untuk semakin menangis, apalagi jika itu adalah musik yang sendu, dijamin semakin membuat kita menangis. Namun, sebagian orang pasti merasakan lega. Sesak didada dan perasaan kita akan lebih terasa menyakitkan, jika tidak tahu lagi bagaimana cara mengalirkan rasa menyesakkan itu.
Menulis.
Tuliskan apa yang mengganjal juga
bisa menjadi salah satu penyelesaian. Bilapun dia tidak bisa menyelesaikan
secara terlihat, setidaknya kita masih bisa menyalurkan gundahnya hati. Bila sudah
puas menuliskannya, biasanya kita akan bisa membacanya kembali, jika patut
untuk disimpan ya,…disimpan, namun, jika tidak, yaa…di buang atau hapus saja. Ketika
dijadikan kenangan, nanti bisa menjadi bahan untuk menertawakan diri sendiri,
lalu bergumam “ternyata dulu saya secupu itu”. Pernah gak?
Mandi, luluran, bersih-bersih, makan
atau masak.
Salah satu dari kegiatan itu adalah kegiatan yang menyegarkan tubuh, jika tubuh sudah rileks, biasanya pikiran pun ikut merasakan kesegaran. Apalagi ditambah, badan segar dan perut kenyang, yang awalnya seperti melayang-layang karena banyaknya yang dipikirkan sesuah melakukan kegiatan itu rasanya seperti menapak bumi kembali.
Shalat dan membaca Al-Quran.
Kembali bersujud, bertaubat dan
membaca ayatNya itu adalah obat paling ajaib, minta kepada pemilik semesta agar
dikuatkan hati dan diberi penyelesaian yang terbaik.
Sekian dulu
yaa…semoga bermanfaat, kira-kira kalian bagaimana mengobati diri ketika ada
masalah yang menghampiri?
aku suka bagian luluran dan bersih2 tepatnya perawatan kali ya, mba. mungkin dengna mendapati wajah kita lebih segar sehabis perawatan akan membuat kita bahagia. sedikit senyum kan lumayan hehe
BalasHapusiya, kan semakin buluk kita, semakin tak menentu yang kita rasakan hahaha
HapusSholat, ngaji, aktifitas fisik (beres-beres rumah), hembuskan nafas kuat-kuat, trus jalan-jalan naik motor muter-muter bentar. Balik kerumah. Bobok.😁
BalasHapusnah itu dia kak... apalagi di akhiri dengan tidur.. mantaaplaah... hihiihi
Hapus