Wanita yang melukai perasaanku 9 tahun lalu datang,
Seolah membuka kembali memori yang sudah kusimpan rapat.
Dia yang belum bisa melepasmu dengan sepenuh hati
Sering mnghantui hati dan pikiraanku.
Aku tak takut kehilanganmu sayang.
Karena aku tahu, kau bukanlah milikku.
Karena tak hanya perempuan yang bisa merenggutmu dariku.
Nantinya Tuhan yang akan memanggilmu.
Dan kau akan hilang dari pandanganku.
Namun, jika wanita itu yang merebutmu, aku takut sedari
dulu.
Aku tak rela.
Wanita itu datang ketika pernikahan kita masih berusia
minggu.
Dan kini dia berani mendatangimu tepat di 3 minggu lagi peringatan
ke 9 tahun kebersamaan kita.
Awalnya, aku tak memahami apa perasaan ini. Dan akhirnya aku
paham sekarang.
Aku cemburu.
Aku tetap tidak mau menemuinya, bukan karena aku tidak
menghormatimu.
Tapi, aku tidak suka dengan cara wanita itu berusaha
mendekat ke keluarga kecil kita.
Persetan dengan alasan silaturrahim.
Semoga dia paham akan sikapku sekarang.
Aku tak berkenan beramah tamah dengannya.
Kali ini mungkin aku bisa diam dan bersikap begini.
Tapi, tidak untuk yang lain hari.

harusnya dia bisa merasa ya Mba. saya setuju sama sikap Mba
BalasHapuspadahal aku hanya membuat puisi kak hahahahah sekelebat aja,hihihi berarti, jika kondisi itu ada di aku, aku harus begitu ya?? hahah
HapusBener banget, wanita bisa menyembunyikan rasa cinta selama bertahun-tahun. Tapi tidak, untuk rasa cemburu. Sebab saya pun, dulunya pernah berada di posisi itu. Hahaha
BalasHapus