Pentingnya Membiasakan Aktivitas Mengobrol

 

pinterest.com

    Mengobrol adalah salahsatu aktivitas yang seharusnya bisa lebih di lestarikan. Apalagi jika sudah memiliki pasangan dan keluarga. Bagaimanapun mengobrol menjadi energi tersendiri untuk kekuatan keharmonisan dalam keluarga. Kebanyakan ketika membiasakan mengobrol kedekatan batin antar keluarga akan semakin erat. Seperti tidak ada jurang pembatas antara 1 dan lainnya. Dan ketika sudah menjadi pembiasaan bisa dijadiksn ajang penyelesaian masalah.

    Aktivitas mengobrol ternyata juga menjadi salahsatu dari beberapa macam bahasa cinta setiap orang. “Quality Time” salahsatu sub bagian dari bahasa cinta bisa diartikan sebagai aktifitas mengobrol. Menghabiskan waktu dengan  pasangan agar tercipta keharmonisan dan merasa dicintai olehnya. Dan ketika anak-anak melihat aktivitas ini mereka juga akan terbiasa dengan hal itu. Nantinya mereka juga tidak canggung lagi jika diajak untuk mengobrol. Dan membicarakan apapun kepada orangtuanyaa maka bisa jadi nantinya ketika mereka  dewasa, mereka pun akan membiasakan aktivitas ini kepada keluarga kecilnya.

    Akan tetapi, mengobrol juga tidak bisa sembarangan ketika memilih waktunya. dan tidak bisa dilakukan setiap waktu pula. Jadi  tidak bisa terlalu saklek dalam menentukaannya. Bagaimanapun aktivitas ini harus pada waktu yang santai  senggang. Tidak bisa di paksakan karena dapat menimbulkan efek canggung nantinya. Sepakatilah bersama pasangan waktu seperti apa yang membuatnya nyaman untuk mengobrol, kecuali jika kalian memiliki masalah internal ya… bagaimanapun permasalahan memang harus segera di selesaikan, jangan biarkan ia berlarut-larut.

    Kembali ke soal mengobrol. Pastikan mengobrol dikala santai saja agar ia dapat mengalir juga tanpa paksaan, apalagi ketika pasangan baru pulang dari beraktivitas di luar, dikarenakan sudah terlanjur bikin rencana untuk mengobrol setiap hari,  berimbas kepada ketidak mampuan melihat kondisi pasangan kita. Pastikan ketika suami/istri sudah membesihkan dirinya, makan, minum ataupun ketika mereka sudah terlihat lebih tenang. Barulah kita mengajaknya mengobrol. Namun, jika ia terlihat belum siap untuk diajak berbicara, biarkan ia diam terlebih dahulu, nanti jika menurutnya sudah tepat untuk menceritakan. pasti akan mengatakannya pada kita. Ingat, jangan terlalu di cecar dan terlalu kepo dengan masalah yang menimpa pasangan.

    Obrolan yang bisa dijadikan pembahasan juga bisa berbagai macam ya, tidak melulu soal anak ataupun sekolah anak. Bisa dengan menanyakan bagaimana aktivitasnya seharian ini, ataupun rencana-rencana masa depan dalam rumah tangga, atau hal-hal lucu. O..iya, jangan terlalu kaku dalam membahas sesuatu. karena aktivitas mengobrol juga bisa menjadi ajang bertukar pikiran.

    Apa sih efek dari membiasakan aktivitas mengobrol? Kita menjadi lebih paham apa yang disukai dan tidak disukai oleh pasangan. Jadi bisa lebih memahami segala hal tentangnya. Karena jika dia nyaman berbicara dengan kita. Kemungkinan besar ia pun memiliki kepercayaan untuk membagikan segala yang dia rasakan, tentunya kita juga harus bijak dalam menyikapi apa yang dibicarakannya.

5 komentar:

  1. Kalo aku dengan suami selalu membiasakan pilow talk meski obrolanya receh yg penting ada waktu ngobrol tiap harinya disela kesibukan

    Nice share kak

    BalasHapus
  2. Setuju. Kalau ga ngobrol sama suami tu bawaannya malah sewot. Berasa ada yg kurang, huhu.

    BalasHapus
  3. Pillow talk aku dengan suami pasti masih seputar cerita mengajar di tempat masing-masing atau besok mau dimasakin apa bahkan dahlah langsung bobok aja hahahaha

    BalasHapus
  4. Ngobrol santai sambil ngilangin capek :)

    BalasHapus
  5. mengobrol yg biasanya dikuasai oleh perempuan.. hehe

    BalasHapus

Naik Level, Tapi Kok Hidup Masih Gitu-Gitu Aja?

  Setiap harus memperbaiki keadaan berarti kita telah menemukan formula baru untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang selama ini seperti...