Sudah pernah dengar tentang bahasa cinta? Terutama untuk orang-orang yang sudah menikah, hampir 24 jam bersama dengan aktifitas yang mungkin terbilang monoton, walau sebagian tidak menghabiskan waktu selama 24 jam, karena harus terpotong dengan aktifitas bekerja diluar, namun, sebagian besar waktunya dihabiskan secara bersama.
Nah, kita
harus tau bagaimana bahasa cinta pasangan, agar semakin romantis dalam
menjalani hari dan meminimalisir saling menuntut agar merasa dicintai,
diperhatikan dan disayangi. Agaknya, semakin mengetahui bahasa cinta antar
pasangan, tidak akan ada lagi
membandingi cara orang lain mencintai pasangannya dengan cara pasangan sendiri
mencintai kita. Dan mungkin biasa jadi, tidak ada lagi tuntutan merasa tidak dicintai
seperti para oppa-oppa drama korea mencintai onni-onni drakor yang di
tontonnya. Kekkeke
Btw, Bahasa cinta
itu diciptakan oleh Gary chapman dalam bukunya “the 5 love languanges, the
secret to love that lasts”. Tenang gaes, sudah ada versi bahasa Indonesia nya
kok, “lima bahasa cinta” judulnya, tinggal cari saja di toko buku terdekat
ataupun di market place.
Arti bahas
cinta itu sendiri di istilah kan untuk mengungkap rasa kasih sayang dan cinta
terhadap pasangan kita, karena setiap orang punya cara sendiri untuk merasa
dicintai oleh pasangannyaa.
Apa saja
bahasa cintanyaa.?
1. Act of service.
Apa itu maksudnya? Itu seperti tindakan melayani. Ada orang yang merasa dicintai jika pasangannya melayaninya dengan sepenuh hati, bahkaan hanya mengambilkan handuk ketika dia mandi saja, itu sudah termasuk mencintaainya, apalagi jika ditaambah dengan melayani yang lainnya. Ya….seperti membuatkan kopi setiap pagi tanpa diminta saja sudah termasuk di dalamnya kok.
2. Word of afirmasi.
Ada orang
yang bisa merasa dicintai jika pasangannya mengatakan “I love you” ataupun
kata-kata romantic lainnya. Dan bisa jadi dia akan bersemangat sekali jika
pasangannya mengatakaan itu.
3. Phisycal touch
Sentuhan fisik, seperti berpegangan tangan, berpelukan, mengelus kepala,
menggandeng tangan ketika jalan berdampingan, jadi ketika ada kesempatan untuk
melakukan itu dan pasangan kita menikmatinya, bisa tuh, dirutinkan.
4. Gifts giving
Memberikan hadiah, tidak mengenal momen. Maksudnya tidak harus ketika ada
momen baru kita memberikan hadiah kepada pasangan. Sebatas membelikan cemilan
kesukaannyaa ketika dari luar saja, biasanya pasangan kita akan merasa sangat
dicintai loh.
5. Quality Time
Waktu yang berkualitas. Yap, menghabiskan waktu bersama tanpa ada
hambatan terutama gadget. Saling mendengarkan curahan hati, atau membicarakan
sesuatu yang tidak terlalu penting saja, ada yang merasa sangat dicintai loh,
karena dia didengarkan dengan seksama.
Lalu, bagaimana cara mengetahuinya? Bahkan kita sendiri tidak mengetahui
bahasa cinta diri, rasanya kelima bahasa cinta itu sangat berarti untuk diri
sendiri, terutama bagi pasangan menikah yang sudah lebih dari 3 tahun bersama,
dimana sudah banyak mengetahui seluk beluk pasangan hihihi.
Cara mengetahuinya? Biasanya sudah banyak test di Google soal mendeteksi
bahasa cinta kita. walau itu tidak
terlalu akurat, namun bisa menjadi patokan. Dan yang bisa mendeteksi secara
spesifik ya..diri kita sendiri, berhubung kita sudah mengetahui secara teori.
Dan ketika sudah mengetahui bahasa cinta kita. Lebih baik kita
menberitahukannya kepada pasangan. Bisa menjadi update untuk menjalani
kebersamaan dengan pasangan tanpa drama ini itu. Dan sepertinya nanti tidak ada
lagi bahasa “aku tidak dicintai suami/istriku”.

Agar bisa saling mengenal dengan pasangan
BalasHapuspernah ngomongin bahasa cinta ini sama pasangan,dan emang kami beda banget, Aku yang gift giving eh dianya act of service.Tapi kami sama di quality time. Baca artikel ini jadi teringat lagi materi kelas zaman dulu hihi..Makasih sudah sharing kak:)
BalasHapusPyshical touch paling ampuh buatku, kak
BalasHapusSelanjutnya guft guving
Aku sentuhan sama quality time, maunya digituin tapi suami suka ke aku service.
BalasHapus