Mak, kau harus merasa berharga
Mak, dirimu selalu berharga di rumah, karena kau bisa handle seluruhnya.
Mak mungkin dirmu tak seperti si anu yang kau baca postingan²nya yang dengan segala genggap "prestasi parenting" yang terlihat oleh kita.
Mak kau tetap istimewa di sekelilingmu. Di mata suamimu dan anak²mu.
Mak, jika kau tak merasakan bahagia, bagaimana mungkin kau dapat membahagiakan sekelilingmu.
Sebab, energimu itu terlalu berpengaruh di ranahmu.
Mak, tak apa kau "sebatas bisa" sesuai kemampuanmu dalam menjalaninya, toh, yang membawa dan membimbingmu di jalan ini tetap IA sang pencipta.
Mak, jangan insecure, gak PD dan apapun itu namanya.
Percaya dirilah mak, kemampuan yang kau miliki hanya untukmu dan sekelilingmu. Tak perlu berkecil hati.
Mak, kau selalu istimewa, tak harus istimewa sejagat raya, cukuplah kau istimewa di mata keluarga.
Mak, upgrade diri tiada salahnya. Namun, jangan samakan dengan kemampuanmu. Jangan telan mentah² "ilmu" yang telah kau serap. Samakan frekwensi dalam keluarga, kau dan suamimu yang mengerti kemampuan keluarga.
Mak, jangan lupa minta tolonglah pada pencipta kita, karena ini jalan yang telah Allah beri, jika tak meminta tolong padaNya, pada siapa lagi?.
Getarkan semesta mak, do'a Tak hanya ketika selesai shalat namun juga bisa di setiap saat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar