belajar

Baru aja ngeliat si A dengan gaya mendidik anak-anaknya. Lalu bersilwer juga si B dengan tehnik²nya.
Setelahnya, keluar juga si c dengan caranya.

Belum lagi dari beberapa ahli yang memaparkan ini itu yang sesuai dengan ilmu yang telah mereka pelajari dan sudah dipraktekkan.

Dan si mamak semakin ruwet pikirannya.
Alih-alih mencoba dari segala tehnik, gaya dan cara yang sudah masuk ke otaknya. Barang 1 macam pun.tak ada yang dimulai.

Setelahnya, mulai timbul rasa bersalah plus insecure, sebab mulai sadar ternyata banyak perkembangan anaknya yang ternyata tak sesuai dengan standart.

Hmmmm..

Mak, kau selalu istimewa dengan gaya merawatmu.
Mak, kau slaluu memiliki cara sendiri, yang kau pahami kesesuaiannya dengan si buah hati dan suami.
Mak, yang mengenal luar dalam buah hati dan rumah tanggamu hanya dirimu, berbanggalah karena mereka memilikimu.
Mak, input yang masuk padamu, anggap semua< masukan saja, dan jangan biarkan hatimu terikat ke dalamnya, huum, jika menurutmu itu kurang sesuai, tinggalkanlah.
<]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Naik Level, Tapi Kok Hidup Masih Gitu-Gitu Aja?

  Setiap harus memperbaiki keadaan berarti kita telah menemukan formula baru untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang selama ini seperti...