Selalu Bingung Jika Di Tanya "Alasan". Namun, inilah saya!

 Setelah menginjak usia segini banyak baru sangat menyadari bahwa setiap saya melakukan sesuatu memang butuh “strong why” dalam melakukan banyak hal, tergolong sangat terlambat, tapi kenapa tidak ada salahnya untuk selalu memperbaiki kan?

 Terutama pada banyak hal yang sangat kita sukai. Bukan untuk menganggarkan diri pastinya, tapi agar niat itu selalu menemukan muaranya ketika hati dan pikiran mulai tidak sinkron dalam menjalani “hobi” yang sudah terlanjur di senangi, apalagi jika di barengi dengan bakat.

Sebenarnya saya sudah bolak balik menuliskan alasan saya menjadikan tulisan sebagai jalan pintas saya dalam menyembuhkan diri yang terlalu senang menyimpan dalam hati dan pikiran. Namun, ternyata tidak mudah dalam menguatkan segala niat agar tidak mudah runtuh. Jika di tanya berkali-kali pasti akan berubah-ubah apa yang menjadi niat besar saya, biasalah manusia.

Sumber: Pinterest

Walau bermula dari menyembuhkan luka, namun ada yang lebih membuat saya mau tidak mau selalu bertahan dengan kegemaran merangkai kata-kata ini. “ingin goresan isi kepala ini menjadi warisan amat berarti untuk anak cucu” adalah hal yang paling terpatri. Nyatanya warisan ini adalah PR yang harus terus di perjuangkan. Sebab, tidak semua orang memiliki kemampuan merangkai kata dalam bentuk tulisan yang berarti.

Jadi, bilapun di tanya lagi apa yang menjadi alasan saya menulis? Mengadopsi dari nasehat syeikh Sayid Qutb “satu peluru memang bisa menembus 1 kepala. Namun 1 tulisan bisa menembus ribuan kepala bahkan jutaan kepala”. Nah, inilah yang sangat menggugah saya untuk Kembali memaksa diri nyemplung ke ODOP, karena pernah mengikuti OPREC pada beberapa tahun yang lalu jadi sedikit banyak saya memahami alurnya. Di paksa untuk membiasakan diri menulis di salahsatu platform.

Dengan harapan nantinya ketika saya sudah terbiasa dengan kebiasaan ini. kemungkinan  bisa semakin baik lagi kualitas tulisan yang akan saya torehkan. Agar nantinya bisa menjadi pesan untuk mereka yang senang dengan tulisan saya. menjadi  warisan kebanggaan pastinya, sebab saya selalu iri dengan penulis yang konsisten dengan caranya menyampaikan buah pikirnya, sebab bisa menjadi penyemangat saya untuk menyontek cara penyampiannya. Jika kemarin hanya fokus kepada warisan kepada anak cucu. Sepertinya kali ini ingin menajdi warisan kepada siapapun yang senang dengan tulisan saya.

Sumber: Pinterest

Untuk rencana beberapa tahun ke depan? InsyaAllah saya akan lebih banyak untuk belajar dan mempraktekkan apa yang sudah saya pelajari, mungkin juga selalu memperbaharui semua bentuk “strong why” yang saya miliki. Saya memutuskan mencintai semua proses yang akan di jalani ke depan, sudah tidak berani lagi berpikiran yang muluk-muluk. Semoga Allah meridhoi niat saya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Naik Level, Tapi Kok Hidup Masih Gitu-Gitu Aja?

  Setiap harus memperbaiki keadaan berarti kita telah menemukan formula baru untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang selama ini seperti...