Tapi setelahnya,
menulis di salahsatu platform sosial media malah menjadi pilihan selanjutnya. Karena
kemudahan yang di janjikan. Dan ternyata ketika ditelisik kembali, saya lebih
merasa nyaman ketika menuliskannya di buku. Yaps, ditulis secara manual adalah
pilihan terbaik. Apakah ini pengaruh usia?
Seiring bertambahnya usia ternyata ada keinginan bakat saya ini harus tersalurkan dengan baik dan siapa tahu hal ini bisa menjadi pekerjaan, bukankah ketika kita mendapatkan pekerjaan yang berhubungan dengan hobi, pekerjaan itu akan terasa lebih membahagiakan? Walau semua tulisan saya belum dikatakan sebagai tulisan yang mumpuni dan patut mendapatkan nilai lebih, namun saya percaya nantinya akan menjadi tulisan yang layak untuk dibaca.
Semua bermula dari cita-cita.
Landasan utama
saya ingin selalu menulis adalah ingin meninggalkan warisan yang dapat
membanggakan keturunan saya kelak, agar nantinya mereka tidak melupakan saya
sebagai ibunya, juga ingin menebarkan manfaat untuk khalayak ramai, semoga
dengan tulisan yang saya torehkan bisa menjadi jalan penghubung orang lain
dalam melakukan hal kebaikan dan semoga nantinya bisa menjadi amal jariyah di
kemudian hari.
| bermula dari kecil dan tidak terarah |
Belajar agar lebih baik dan terarah.
Karena saya
pemula dalam dunia Blogger, membuat saya belajar untuk memahami seluk beluk Per-Blog-an.
Mungkin agi kalian sejak poin pertama sudah terlihat saya bukanlah seorang professional,
mungkin juga kalian para pembaca tidak menemukan titik menyenangkan dalam
tulisan ini.
Tapi,
percayalah saya sedang mencoba untuk menikmati proses yang sedang dilewati,
baru 2 bulan terakhir saya belajar mendalami dunia Blogger, belum ada hasil
dalam bentuk materi. Tapi hasil yang lebih signifikan adalah mental saya yang
terasa lebih baik.
Mengapa bisa
dikatakan seperti itu? Karena saya termasuk orang yang memiliki “sakit mental”
yang akut pada beberapa tahun lalu. Saya menderita overthinking. Semua hal saya
pikirkan, walau hal yang dipikirkan tidak terbukti sama sekali, namun, hasil
dari overthinking itu sangat tidak baik dalam dunia sosial saya.
40 hari
lebih saya mengikuti tantangan untuk menulis apapun yang bisa saya tulis,
pokoknya harus menghidupkan kembali Blog yang sudah bertahun-tahun saya buat. Ala
bisa karena dipaksa begitu pepatah yang cocok buat saya.
Alhamdulillah
mendapatkan efek luar biasa, yang akhirnya saya putuskan untuk focus belajar
agar nantinya mudah-mudahan menjadi Blogger Profesional, walau sekarang
masihlah tertatih-tatih dalam menajalaninya.
Menikmati Proses
Sekarang, saya sedang berusaha untuk menikmati proses yang ada. Sangat berjuang, karena banyak yang harus saya tangani. Sebagai seorang Ibu Rumah Tangga yang harus handle sendiri kebutuhan 3 orang anak dan suami dan memastikan tempat tinggal nyaaman. Memperbaiki waktu yang belum teratur. Tapi saya percaya bisa melewati semua ini . Harus lebih berjuang agar bisa menggapai cita-cita.
seperti halnya Aplikasi Super yang telah memudahkan saya berkiprah dalam membantu perekonomian keluarga. yang memudahkan semua kalangan untuk lebih mandiri walau hanya dari rumah saja. segalanya dibantu oleh aplikasi ini dengan sistem yang baik tanpa harus berkeliling menghabiskan waktu untuk menemukan agen yang lebih baik dalam menawarkan harga, juga dengan harga yang murah bisa di tunggu sampai di rumah, pun dengan harga yang lebih murah daripada di pasaran pada umumnya.