Merdeka di tengah Pandemi

 

Walau sekarang sudah tidak lagi terjajah oleh Negara lain, meraka yang hanya ingin mengambil kekayaan Indonesia dan membuat negaranya sendiri sejahtera. Mempekerjakan rakyat lokal untuk menjadi babunya. Lalu, para pejuang berjuang ingin memperjuangkan kemerdekaan dengan berbagai macam cemooh dari masyarakat sekitar yang telah di cuci otaknya oleh penjajah dan pengkhianat. Mengatakan bahwa pejuang-pejuang yang memperjuangkan kemerdekaaan Indonesia adalah seorang teroris, pemberontak dan apalah itu istilahnyaa.

          Banyak sebab yang membuat masyaraakat harus melabeli itu untuk para pejuang, karena Indonesia sudah di jajah selama ratusan tahun dan pastinya masyarakat sudah terlalu nyaman dengan ritme kehidupan yang telah terbangun selama itu, juga karena kurangnya ilmu.

          Lalu setelah berbagai macam celaan dan perjuangan melawan penjajah, akhirnya seluruh kemerdekaanpun dapat diraih oleh rakyat Indonesia.

          Setelah 76 tahun masa kemerdekaan yang sudah kita rasakan, terjadilah masa sedih sekarang ini, sudah 2 tahun kita menghadapi pandemi.

          Sudah banyak orang yang gugur dikarenakan wabah ini. Padahal kita sudah berada di era canggih, yang edukasi seputar wabah sangat mudah kita dapatkan.

          Seperti bagaimana menjaga diri serta keluarga dari efek wabah yang sangat luar biasa ini. Dan bagaimana menjaga sekitar dan berempati kepada orang-orang yang telah terjangkit virus tsb ntah itu dengan gejala ataupun tidak yang pastinya ketika mereka sudah dinyataakan positif terjangkit berarti dituntut untuk isolasi mandiri.

          Karena berjuang melewati semua itu cukuplah membuat seburat ketakutan yang tidak terkatakan, belum lagi menghadapi stigma masyarakat. Perjuangannya sangatlah memakan waktu, belum lagi yang harus terkena efek yang lain.

          Terutama efek ekonomi dalam keluarga yang sebagian besar merasakan kemerosotan, belum lagi sekolah yang ditutup dan diberlakukannya sekolah secara online, cukup menjadi sebuah perjuangan untuk sebagian orangtua mendampingi anak-anaknya belajar. Anak-anak jga banyak yang terkekang hanya dirumah.

          Dimasa ini kita semua adalah pejuang yang memperjuangkan kemerdekaan. Merdeka dari pandemic. Merdeka dari wabah. Tetap ikuti prokes yang sudah di tentukan oleh pemerintah dan ahli medis. Jangan biarkan kita lengah dalam menjaga diri juga dekatkan diri kepada Ilahi agar selalu terjaga, dengan banyaknyaa berdo’a dan ikhlas dengan keadaan berat seperti ini.


#oprecODOP9 #KomunitasODOP #OnedayOnePost #MerdekadiTengahPandemi



1 komentar:

  1. Walau berat banget udah hampir dua tahun, semoga kita selalu diberi kesehatan ya kak, biar segera melewati pandemi ini
    Salam kenal, ya kak

    BalasHapus

Naik Level, Tapi Kok Hidup Masih Gitu-Gitu Aja?

  Setiap harus memperbaiki keadaan berarti kita telah menemukan formula baru untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang selama ini seperti...