ketika sedang "sibuk" sendiri

 tidak hanya jasad yang merasa sendiri. ternyata batin juga. namun, ketika ingin melafazkan malah bingung ntah apa yang harus diucapkan.

apakah seperti ini lagi yang bernama kesepian? apakah karena diri ini yang masih sangat banyak kekurangan, ataukah diri ini yang terlalu berlebihan dalam menilai diri?

ooooh diri ini sebegitu kesepiannya kah? 

ataukah karena memendam semuanya sendiri dan menjadikan diri sepeerti tidak terjadi apapun. 

siapakah sebenarnya yang batin ini butuhkan? 



Bijak Menilai

 Bukan bagian kita sebagai manusia untuk menulai orang lain, apalagi menganggap diri sendiri adalah versi terbaik daripada orang lain yang berada di sekitaran. dan alangkah lebih bijak jika menilai tidak hanya dari beberapa hal yaang kita dengar pun tanpa mencari kebenaran yang seharusnya? jangan lagi ada bebragai mcam penilaian yang tidak sesuai dengan fakta yang ada, apalagi hanya mendengar dari selentingan yang tidak bisa dicari kebenarannya.

bukankah kita tidak bisa menganggap apa yang kita dengar itu kebenaran jika tidak di sempurnakan informasinya dari banyak sumber? belum lagi bijaknya kita terhadap berbagai informasi aakaan menjadikan kita bijak dalam mengambil kesimpulan. 



Naik Level, Tapi Kok Hidup Masih Gitu-Gitu Aja?

  Setiap harus memperbaiki keadaan berarti kita telah menemukan formula baru untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang selama ini seperti...